Tukang Zina

Orang berjubah dan suci berteriak mengecam para tukang zina, dengan dompetnya yang berisi kartu-kartu riba, dan anak dan istrinya bermandi wewangian lebih menusuk dari bunga-bunga, dengan berkah dari doa-doa, dengan ancaman dosa-dosa, dengan gantungan surga dan neraka, yang setelahnya menunggu kiriman, dari para pemuja iman, yang meminta  berkah para lacur dan mereka yang bercinta dengan ibunya sendiri, para munafik dan para bajingan.

Iklan

0 Responses to “Tukang Zina”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s




Gravatar

blog sederhana dari pemikiran saya yang juga ndak kalah sederhananya, silahkan dinikmati

ayo-ayo buat yang ga sempet buka blog ini bisa baca via email, gampang kok tinggal klik disini

Bergabunglah dengan 22 pengikut lainnya

November 2017
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

my tweets @rianadhivira

wordpress visitors
Iklan

%d blogger menyukai ini: