Pejam

Kala itu senja. dan penuh harap, ku pejamkan kedua bola mata,

sembari menghitung; satu, dua, dan tiga, lalu kubuka,

dan kau pun muncul dengan gelak tawa, menyambut dengan senyum dan mata penuh bunga.

“ayo pulang”, katamu. sembari kau pegang tanganku, sembari berjalan dalam berdendang. kita berdua, terbang, dengan kepak sayapmu, kita pulang, ke peraduan.

sesampainya, kita pun bersatu dalam khilaf yang berpeluh, dalam birahi yang nyaris tanpa keluh, dalam cinta yang penuh. di waktu yang luruh.

lalu, dalam lelah, aku kan terpejam, lagi. bersamamu. dengan namamu di desahku, di dekatku, di dekapku,

pagi tiba, matahari tiba, kau pun menggeliat, dan dalam pejam, kembali aku menghitung; satu, dua, dan tiga,

dan kau masih di sana, dengan mata, tawa, dan senyum yang sama.

kini, masih di sudut ibukota dan dengan hati yang sama, kembali, ku pejamkan mata, dan mulai berhitung,

hanya saja, kini, entah sampai berapa.

kini, detak degupmu masih jelas terasa, begitu pula rambut dan aroma, dan tanganmu, di tanganku, bergelayut dalam rindu yang terbata,

kini, masih terasa, corak keningmu di bibirku waktu ku kecup dalam sayang, masih pula terasa, bibirmu kala mengukir leherku dalam cupang, dalam cinta dan birahi yang menjulang.

kini, aku masih terpejam dan mengitung, tapi kini, entah sampai berapa.

karena apa artinya bila ku buka mata dan ternyata kau tak ada? apa makna dari rembulan yang cuma punya kita berdua, bila kau tak bersamaku di sana?

kini, aku masih menghitung, hanya kini, entah sampai berapa.

yang kutahu, aku tak perlu lagi bertanya penuh terka, karena bila kubuka ini kedua mata, tanpa kira-kira, kupastikan bahwa surga itu memang tak ada.

0 Responses to “Pejam”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




Gravatar

blog sederhana dari pemikiran saya yang juga ndak kalah sederhananya, silahkan dinikmati

ayo-ayo buat yang ga sempet buka blog ini bisa baca via email, gampang kok tinggal klik disini

Bergabunglah dengan 24 pengikut lainnya

April 2018
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

my tweets @rianadhivira

wordpress visitors

%d blogger menyukai ini: